Selagi rembulan tersenyum
Ia membawa namamu dan nafasmu
Bermain-main di panggung rasa
Seperti hatiku masih kau genggam
Tatkala mentari memijarkan kenangan
Ia melapisi akalku dengan rindu
Bayangmu hadir, menari di pelupuk
Sejenak, lalu reda laksana hujan
Hingga tiba saatnya aku terpingkal lepas
Namamu tak lagi kusebut,
dan nafasmu tak lagi kurindu
Aku tak lagi inginkanmu
di sela-sela jemariku
No comments:
Post a Comment